• Home
  • About
  • Contact
    • Category
    • Category
    • Category
  • Shop
  • Advertise
behance facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Anak IMADEKUAL


Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

Ibadah Ghairu Mahdah (Materi Tambahan)

“Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir). Maka shalat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. 

Sumber: http://muslim.or.id/1677-memahami-pengertian-ibadah.html


Tidak Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaKu 
(QS. 51(al-Dzariyat ): 56).
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

Manusia sebagai makhluk moral (Materi 11)

Manusia juga disebut sebagai mahkluk yang bermoral. Moral merupakan aturan berperilaku tentang sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan.Di masyarakat kita ada aturanaturan yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengarahkan manusia untuk bergaul, berpakaian, bersikap, dan lainlain.
Dalam melakukan kegiatan sosial dan ekonominya, manusia hendaknya taat terhadap moral yang berlaku di masyarakat aga tidak merugikan pihak lain.Aturan tersebut bisa berkaitan dengan norma agama maupun norma kemasyarakatan. Contoh tindakan yang bermoral adalah berhemat, menggunakan sumber daya alam dengan baik, jujur, mengkonsumsi barang yang halal, menghargai sesama pemakai jalan, dan memelihara kelestarian alam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus untuk mengajak manusia agar beribadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla saja dan memperbaiki akhlak manusia. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” [3]
Sesungguhnya antara akhlak dengan ‘aqidah terdapat hubungan yang sangat kuat sekali. Karena akhlak yang baik sebagai bukti dari keimanan dan akhlak yang buruk sebagai bukti atas lemahnya iman, semakin sempurna akhlak seorang Muslim berarti semakin kuat imannya.

Karena Akhlaq  menjadi dasar dari kebahagian manusia di dunia akhirat dan orang yang baik adalah orang yang baik akhlaqnya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ.

“Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang akhlaknya paling baik di antara mereka, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.” [4]
Akhlak yang baik adalah bagian dari amal shalih yang dapat menambah keimanan dan memiliki bobot yang berat dalam timbangan. Pemiliknya sangat dicintai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan akhlak yang baik adalah salah satu penyebab seseorang untuk dapat masuk Surga.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ.

“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan kotor.” [5]

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pula:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّيْ مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقاً…

“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya…” [6]
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang kebanyakan yang menyebabkan manusia masuk Surga, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ، وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ؟ فَقَالَ: اَلْفَمُ وَالْفَرْجُ.

“Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” Dan ketika ditanya tentang kebanyakan yang menyebabkan manusia masuk Neraka, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Lidah dan kemaluan.” [7]



Sumber: https://almanhaj.or.id/1299-ahlus-sunnah-wal-jamaah-mengajak-manusia-kepada-akhlak-yang-mulia-dan-amal-amal-yang-baik.html 

Tentang Kebohongan, Kebohongan satu akan adi tutup dengan kebohongan yang lain..

Akhlaq terbagi menjadi 2 hal yaitu Akhlaq baik dan  Akhlaq buruk 
Dan manusia dapat membedakan hal yang baik dan buruk 

Kelebihan Nabi Muhammad 
Nabi Muhammad adalah suri tauladan yang baik.  nabi muhammad adalah uswatun hasanah. yang antara perkataan dan perbuatan nya sejalan. 

Nabi Muhammad adalah manusia Biasa, yang pasti pernah melakukan kesalahan, hanya saja nabi muhamma di jaga oleh allah yang oleh Maksum/ kesadaran diri. setelah berbuat salah.

Sesungguhnya Nabi Muhammad adalah Nabi yang teristimewa dibanding Nabi nabi yang lain 

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56]


Sumber: https://almanhaj.or.id/3276-anjuran-bershalawat-kepada-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html

Manusia yang baik adalah manusia yang banyak memberikan manfaat bagi orang lain, yang apabila orang tersebut datang memberikan kenyamanan bagi orang lain  dan ketika orang tersebut tidak ada akan terasa menjadi janggal. 

Janganlah kamu merasa akan masuk surga apabila tetanggamu tidak merasa nyaman dan aman dengan kamu.  





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008


Makhluk budaya (Materi 10)

artinya makhluk yang berkemampuan melakukan hal-hal yang positif, menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab. Sebagai makhluk berbudaya, manusia mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya. Manusia sebagai makhluk berbudaya berarti manusia adalah makhluk yang memiliki kelebihan dari makhluk lain, yaitu manusia memiliki akal yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan ide dan gagasan Dengan hasil budaya manusia, maka terjadi pula kehidupan. Pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan ini dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak sosial. 
(http://26inggris2brianiyusmarina.blogspot.co.id/)


Q.S. Ar-Rum ayat 41-42 

Artinya : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42)


أَنْتُمْ أَعْلَمُ بِأَمْرِ دُنْيَاكُمْ
“…kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian.” (HR. Muslim)

Dalam hadits ini, Nabi mengatakan ‘urusan dunia kalian’, namun tidak mengatakan ‘hukum urusan dunia kalian’ Karena untuk masalah dunia, Nabi menyerahkan pada umatnya, namun untuk hukum perkara dunia, hanya Nabi lah yang lebih tahu. Misalnya dalam hal memelihara jenggot. Urusan jenggot kenapa bisa tumbuh, manusia lebih tahu akan hal itu. Namun urusan hukum memelihara jenggot, Nabi lah yang lebih tahu.

Teknologi adalah Perpanjangan dari tangan Manusia, dengan adanya teknologi perkara perkara yang dikerjakan oleh manusia menjadi lebih mudah. 

Al-Jumu'ah ayat 10 yang berbunyi, “Setelah didirikan shalat (Jum'at) maka bertebaranlah kamu di muka Bumi dan carilah sebagian dari karunia Allah. Dan berbanyaklah berzikir kepada Allah agar kamu beruntung.” Menurut Sahal, ayat ini adalah petunjuk bahwa Allah mendorong kita untuk berusaha semaksimal mungkin dalam bekerja. “Allah tidak membatasi kita dalam mencari penghasilan. Silakan melakukan perjalanan sejauh mungkin untuk mencari penghidupan, berbisnis.”

Tiadalah Allah memerintahkan sesuatu bila tanpa keutamaan di dalamnya, termasuk dalam perintah melakukan perjalanan. Apa saja keutamaan bepergian? “Ada banyak keutamaan,” kata Sahal, “di antaranya, bertambah ilmu dan wawasan, menambah silaturahim, menambah rezeki, dan banyak lagi. Selain itu jika dilakukan secara kolektif, bepergian bersama akan mempererat ikatan ukhuwah,” paparnya.
Bahkan berdasarkan beberapa hadits Nabi saw, dari tujuh golongan manusia yang doa mereka mustajab di sisi Allah, di antaranya adalah doa seorang musafir sampai ia kembali dari perjalanannya. Namun, keutamaan-keutamaan itu tidak akan kita raih bila kita tidak berpegang pada adab-adab bepergian yang diajarkan Islam.
Sahal mengungkapkan lima adab bepergian dalam Islam, yaitu niat, tidak melakukan maksiat, doa dan sabar, membuat wasiat, serta membayar utang.

Media, berbahaya dan bermanfaat. 
media mempunyai peranan penting dalam hal penyebaran informasi yang cepat, Media saat ini menjadi salah satu hal pokok yang dibutuhkan manusia karena dari media manusia dapat mengetahui hal hal yang sedang nge trend saat ini yang memberikan manfaat bagi manusia. adapun soal bahaya media juga membawa dampak negatif yakni karena media tidak mebatasi hal hal tertentu, contohnya situs" pornografi yang bisa di akses oleh anak kecil yang dapat memberikan efek buruk bagi anak kecil tersebut. 

demikian. 



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

Manusia sebagai Makhluk Peneliti (Materi 8)


“Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. (1) Bacalah (nyatakanlah) dengan nama Tuhan mu yang telah menciptakan (segala sesuatu di alam semesta ini). (2) Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah beku. (3) Bacalah (umumkanlah !) dan Tuhanmulah yang Maha pemurah. (4) yang mengajarkan dengan pena. (5) Mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.   

itu lah sepenggal  terjemahan ayat al qur-an surat Al Alaq ayat 1 - 5 yang merupakan wahyu pertama untuk nabi Muhammad SAW. 

inti pokok

“bacalah! ” ->  Nabi Muhammad disuruh untuk membaca wahyu yang akan diturunkan kepada                                    beliau atas nama Allah.

 " yang Menciptakan mu dari segumpal darah " 

                     -> Tuhan yang menciptakan manusia Yaitu peringkat yang kedua sesudah nuthfah. Yaitu segumpal air yang telah berpadu dari mani si laki-laki dengan mani si perempuan yang setelah 40 hari lamanya, air itu akan menjelma menjadi segumpal darah dan dari segumpal darah itu kelak setelah 40 hari akan menjadi segumpal daging. 

"Bacalah, dan tuhanmu itu adalah maha mulia"

                    -> Setelah pada ayat pertama beliau menyuruh membaca dengan nama allah yang menciptakan manusia dari segumpal darah, diteruskan lagi menyuruh membaca diatas nama tuhan. Sedang nama tuhan yang selalu akan diambil jadi sandaran hidup itu ialah allah yang maha mulia, maha dermawan, maha kasih dan saying kepada mahluknya. 

“Dia yang mengajarkan dengan pena ” 

                   -> Itulah kemulian Allah yang tertinggi.Yaitu diajarkanya kepada manusia berbagai ilmu, dibukanya berbagai rahasia, diserahkanya berbagai kunci untuk pembuka perbendaharaan allah yaitu dengan qalam. Dengan pena disamping lidah untuk membaca, tuhanpun mentaksirkan pula bahwa dengan pena ilmu dapat dicatat. Pena itu kaku dan beku serta tidak hidup namun yang dituliskan oleh pena itu adalah berbagai hal yang dapat difahami oleh manusia 

"Mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.   

                  -> Terlebih dahulu Allah Subhanahu wa  ta’ala mengajari manusia mempergunakan Pena . Sesudah dia pandai mempergunakan Pena itu banyak ilmu pengetahuan yang  diberikan oleh Allah kepadanya, sehingga dapat pula dicatat ilmu yang baru didapatnya itu dengan  Pena yang sudah ada dalam tangannya.


  Namun, dalam kehidupan sekarang dapat kita lihat bagaimana sikap manusia sendiri. Mereka lebih menyakini apa yang disebutkan oleh para pakar-pakar dalam keilmuan mereka masing-masing tanpa menelaahnya kembali. apakah itu benar atau hoax, Padahal 1400 tahun yang lalu alquran dan hadist sudah dengan jelas menjabarkan semua hal. andai saja umat islam mau kembali membuka, belajar tafsir dengan 2 peninggalan rasulullah, Dengan begitu uma manusia tidak akan tersesat, tidak akan mudah ter adu domba, tidak mudah tertipu.. 

Dan tahukah kalian, mengapa hampir semua peneliti yang sudah menemukan hasil telitiannya memutuskan untuk masuk islam? Karena mereka telah mendapat rahmat dan dibukakan hatinya oleh Allah dengan cara mereka mengetahui kebenaran yang sebenar-benarnya dari Al-Qur'an dan As-sunnah yang mereka coba cocokkan.  Masih ingatkah firman Allah yang berbunyi.

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَآَمَنَ مَنْ فِي الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا أَفَأَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتَّى يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ
.
“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya”[1] (QS: Yunus: 99)

seperti 
Sebagai contoh adalah kebenaran yang telah dibuktikan oleh salah satu lembaga antariksa tebersar kita saat ini, NASA. Yaitu, bahwa benar adanya matahari akan terbit dari barat. Adalah seorang ilmuwan fisika ukrain. Dimitri Bolykov yang akhirnya diberikan rahmat oleh Allah. Beliau menyatakan keislamannya setelah menemukan bahwa putaran poros bumi kelak akan berbalik arah ini sesuai dengan sebuah hadist yang berbunyi.

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” 

(Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008


Manusia dilahirkan ke bumi sebagai makhluk fitrah, terlahir dengan kondisi yang suci dan bersih

Hadits shohih bukhari no. 1296
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ كَمَثَلِ الْبَهِيمَةِ تُنْتَجُ الْبَهِيمَةَ هَلْ تَرَى فِيهَا جَدْعَاءَ
Telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dza'bi dari Az Zuhriy dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah. Kemudian kedua orang tuanyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi sebagaimana binatang ternak yang melahirkan binatang ternak dengan sempurna. Apakah kalian melihat ada cacat padanya?"[1]

3 amalan anak adam yang tidak akan terputus
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

Manusia sebagai makhluk social menurut konsep dasar Islam

Manusia dalam kehidupannya tidaklah bergantung pada diri sendiri. Setiap tindakan yang akan dilakukan seorang manusia pasti berhubungan dan membutuhkan orang lain. Manusia selain disebut sebagai makhluk individu,  juga disebut sebagai makhluk sosial. Manusia dengan kodratnya sebagai makhluk sosial, tidak dapat hidup seorang diri. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan manusia lainnya. Adapun tafsir Al-Qur’an mengenai manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial tertera dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 71:
1.    Ayat Al-Qur’an
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008




Manusia sebagai Makhluk Otonom dalam konsep Islam 

Awal Penciptaan Manusia

1.    Ayat Al-Qur’an surat As-Sajadah: 7-9
الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ -٧- ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاء مَّهِينٍ -٨- ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلاً مَّا تَشْكُرُونَ -٩-
Artinya:
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah {7}. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani){8}. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur {9}.[8]
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016

Nim : 1602071008


Salat Jamak
Salat jamak adalah salat yang digabungkan, maksudnya menggabungkan dua salat fardu yang dilaksanakan pada satu waktu. Misalnya menggabungkan salat Duhur dan Asar dikerjakan pada waktu Duhur atau pada waktu Asar. Atau menggabungkan salat magrib dan ‘Isya dikerjakan pada waktu magrib atau pada waktu ‘Isya. Sedangkan salat Subuh tetap pada waktunya tidak boleh digabungkan dengan salat lain.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

Manusia sebagai makhluk  ibadat
Surat Al Baqarah : 30
Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”.” (QS Al Baqarah : 30)
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku, (Qs. Ad-Dzariyat: 56)[1]

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016

Nim : 1602071008



Sunatullah
Sunatullah bukan Hukum Alam akan tetapi Sunatullah adalah ketetapan yang sudah Allah tetapkan ketika zaman azali yakni adalah sebuah zaman dimana manusia  belum di ciptakan. Adapun mengenai hokum alam, sebenarnya alam tidak mempunyai hukum, Allah yang menetapkan hukum pada Alam.
Contoh sunatullah : perubahan musim, perubahan siang dan malam, berputarnya matahari pada porosnya dan masih banyak lagi yang Allah tetapkan sehingga terlihat teratur.
Banyak kita lihat saat ini banjir dimana mana, contohnya kemarin mengenai banjir di jawa barat, banjir di DKI Jakarta.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016

Nim : 1602071008
Assalamualaikum Warahmatullahi wa barakatuh

Jika ditanya Ilmiah itu masuk kepada KEBENARAN ATAU KEBETULAN, yang manakah akan anda  pilih ? tentulah anda akan memilih Kebenaran bukan ? mengapa anda memilih KEBENARAN ? karena ?
Ilmiah, kata ilmiah berasal dari kata dasar ilmu, adapun ilmu mempunyai pengertian yakni sebagai pengetahuan. Yakni bila kita artikan dari kata ILMIAH maka akan kita dapatkan pengertian adalah suatu bahasan yang membahas tentang Keilmuan atau kepengetahuan.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Afifah 
Jurusan :D3 Desain Komunikasi Visual/2016
Nim : 1602071008

hal pertama yang dibicarakan pada mata kuliah agama kala itu berkaitan dengan shalat, shalat seperti yang kita tahu adalah hal pertama yang di tanyakan ketika di padang mahsyar.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

About me

About Me

Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit conseat ipsum, nec sagittis sem nibh id elit. Duis sed odio sit amei.

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • Desember 2016 (4)
  • November 2016 (1)
  • Oktober 2016 (5)
  • September 2016 (2)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates